Tingkatkan Validitas, PPS Lakukan Uji Publik

TAMBAKPROGATEN – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tambakprogaten melakukan uji publik Daftar Pemilihan Sementara (DPS) hasil Pencocokan dan Penelitian (Coklit). Kegiatan yang dilakukan di balaidesa setempat, Selasa (27/3) diikuti unsur masyarakat mulai dari RT, RW, kepala keluarga (KK) dan tokoh masyarakat.

Ketua PPS Desa Tambakprogaten, Tony Setyawan mengatakan, uji publik yang dilakukan per TPS tersebut dilakukan mulai tanggal 27 Maret – 2 April Mendatang. Sebelumnya pihaknya telah mengumumkan dan menempel DPS hasil Coklit yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di balaidesa dan beberapa tempat umum lainnya.

“Uji publik ini dilakukan untuk melakukan perbaikan data pemilih, untuk itu kita mengundang perwakilan masyarakat untuk bersama mengkroscek data, untuk memastikan warga yang mempunyai hak pilih telah terdaftar di DPS,” jelasnya.

Berdasarkan hasil coklit, lanjutnya DPS mengalami penurunan, dari sebelumnya ada 2122 pemilih, setelah dilakukan pemutakhiran jumlah pemilih 2101 jiwa yang akan dibagi menjadi 5 TPS. Namun jumlah tersebut masih bisa mengalami perubahan, jika ada masukan masyarakat terkait DPS, data tersebut akan diperbaiki.

“Data tersebut masih bisa direvisi, uji publik ini salah satu upayanya, dari DPS yang telah kami tempel, kami meminta masukan RT, RW Tokoh Masyarakat apakah semua warga yang mempunyai hak pilih sudah tercantum di DPS,” lanjutnya.

Setelah dilakukan uji publik, terang pria berkacamata tersebut, PPS akan menyerahkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) pada tanggal 4-6 April mendatang ke PPK Kecamatan Klirong. Dari data tersebut nantinya akan diplenokan dan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan diumumkan oleh Komisi Pemungutan Suara (PPS) tanggal 25-17 Juni mendatang.

“PPS memastikan masyarakat yang mempunyai hak pilih sudah terdaftar semua,” tegasnya.

Namun jika nantinya ada warga tidak terdaftar di DPT dan tidak mendapatkan undangan untuk datang ke TPS, pada saat pencoblosan bisa langsung datang dengan membawa KTP elektorik ataupun surat keterangan perekaman dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil).

“Jika nanti belum masuk DPT bisa mencoblos jam 12.00-13.00 dengan menunjukan KTP-el atau surat perekeman KTP-el jika memang belum punya. Nanti masuk Daftar Pemilih Tambahan,” pungkasnya.(adm/ton)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan