Rumah Baca Aksara Makna, Membaca dan Menyalurkan Kreatifitas

RESMI DIBUKA - Potong Tumpeng menandai dibukanya Rumah Baca Aksara Makna Desa Tambakprogaten, untuk umum, beberapa waktu lalu (Fian / TON)

TAMBAKPROGATEN – Keterbatasan tidak menjadi halangan untuk berkarya, semangat untuk berbuat dan bermanfaat bagi lingkungan menjadi perdorong yang menjadikan minimnya fasilitas dan dukungan bisa mereka sulap menjadi ruang kreatifitas.

Rumah baca yang mereka pilih, ruangan berukuran 4×5 meter di komplek balaidesa setempat yang lama tidak terpakai dijadikan medianya. Berbekal papan yang tidak terpakai dibentuk menjadi rak dan buku bekas yang mereka kumpulkan dari teman dan kolega, mereka mengubah gedung yang dulunya merupakan bangunan sekolah Taman Kanak Kanak menjadi sebuah pojok baca.

“Kami namai ini rumah baca Aksara Makna, ada sekitar 300 buku bekas yang kami kumpulkan, dan beberapa buku baru yang kami beli secara patungan,” kata Yuliko Priambudi,22 salah satu pemuda yang menggagas rumah baca tersebut.

Secara resmi, lanjut pemuda yang akrab dipanggil Koko ini, rumah baca tersebut resmi dibuka pada tanggal 17 Maret lalu. Sebagai pembukaan, terangnya mereka mengumpulkan siswa SD dan TK untuk berpartisipasi dalam lomba mewarnai.

“Lomba mewarnai kami adakan Sabtu 17/3, paginya kami mengadakan lomba mewarnai, dan malamnya kami lanjutnya dengan potong tumpeng,” jelasnya.

Diterangkan anggota lainnya, Uswatun Khasanah atau yang akrab dipanggil Uus, diruangan tersebut nantinya tidak hanya membaca, beragam kegiatan seperti belajar, mewarnai, pembuatan film dokumenterĀ dan ragam kegiatan lainnya nantinya akan mereka susun untuk menarik masyarakat terutama anak-anak untuk datang ke tempat tersebut.

“Pekerjaan rumah kami, karena masih minimnya minat baca, kami harus terus berinovasi agar masyarakat mau datang dan membaca, saat ini target kami adalah anak anak, jika mereka mau datang, nantinya akan kami arahkan sedikit demi sedikit agar mereka mau membaca,” terang gadis berjilbab ini.

Dirinya berharap, walaupun pelan, dengan tingginya minat baca dikalangan anak anak akan memberikan efek terhadap meningkatnya pengetahuan yang nantinya berujung pada peningkatan Sumber Daya Manusia di lingkungannya. Selain anak-anak, lanjutnya dirinya berharap rumah baca yang dirintis sejak 2 bulan lalu nantinya bisa menjadi rumah bagi pemuda untuk menuangkan ide dan merubahnya menjadi sebuah bentuk kreatifitas yang dituangkan dalam sebuah karya.

“Tentunya kami berbaharap ini akan memberi efek positif, dengan meningkatnya SDM diharapkan desa kita akan menjadi maju kedepannya,” pungkasnya.(adm)

Facebook Comments

Kegiatan Mendatang

Tidak ada kegiatan mendatang.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan