Coklit Daftar Pemilih, 2122 Data Diverifikasi

DICOCOKAN - Petugas PPDP sedang mencocokan data di rumah warga untuk pemutakhiran data pemilih (foto Ahmad Muhtarom)
TEMPEL STIKER – Petugas menempel stiker sebagai tanda rumah tersebut sudah didatangi petugas dan dilakukan coklit (foto Ahmad Muhtarom)

TAMBAKPROGATEN – Untuk pemutakhiran data pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk penyusunan daftar pemilih yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang dilaksanakan Juni mendatang.

Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tambakprogaten, Supriyono mengatakan, coklit secara serentak dilaksanakan mulai tanggal 20 Januari kemarin. PPS selaku kepanjangan tangan dari KPU bersama Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) melakukan pendataan di desa mereka masing-masing.

“Di Tambakprogaten ada 4 orang PPDP, kita melaksanakan pendataan door-to-door, untuk memastikan kondisi terkini jiwa pemilih yang diberikan KPU, apa masih ada atau tidak. Intinya hanya menvalidkan data KPU dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Plt Sekdes menjelaskan, dari data yang diterima pihaknya dari KPU, ada 2122 jiwa pemilih di Desa Tambakprogaten. Data tersebut merupakan data Pemilih Tetap yang digunakan dalam pemilu terdahulu.

“Jumlah setelah coklit bisa berkurang bisa bertambah dari data sebelumnya,” ujarnya

Ditambahkan Ahmad Muhtarom PPDB Kadus II, pihaknya akan mencocokkan data yang diterima dari KPU dengan data yang dimiliki orang masing-masing keluarga.

“Kita mencocokkan data dari KPU dengan KK atau KTP keluarga yang kami datangi, kami melakukan pendataan dari rumah ke rumah,” ujarnya.

Pihaknya memastikan warga Tambakprogaten yang memiliki hak pilih terdaftar dan bisa menggunakan hak mereka dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang akan dilaksanakan 28 Juni mendatang.

“Ada yang sudah pindah, ada yang meninggal, ada juga penduduk yang baru, yang jelas data tersebut mengalami perubahan, untuk itu perlu diverifikasi agar data valid sesuai dengan kondisi riil dilapangan,” terangnya.(Ahtar/adm)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan