Potensi Tsunami, Warga Kebumen Dihimbau Jauhi Bibir Pantai

PERINGATAN - BMKG mengeluarkan peringatan terkait potensi tsunami akibat gempa semalam

TAMBAKPROGATEN- Seperti daerah lainnya di Pulau Jawa, Tambakprogaten, Kebumen juga merasakan gempa bumi 6,8 SR yang berpusat di Tasikmalaya yang terjadi di sekitar pukul 23.47 WIB.

Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah, BMKG berilis gempa tersebut berpotensi tsunami, namun status tersebut diakhiri. Kebumen salah satu daerah yang mempunyai daerah yang berada di bibir pantai. Akibat gempa semalam, Kebumen berada dalam status waspada tsunami dan menghimbau warga menjauhi bibir pantai.

Seperti diberitakan situs detik.com Gempa bumi 6,9 SR yang mengguncang sebagian daerah di Pulau Jawa berpotensi menimbulkan tsunami. Pukul 02.26 WIB, status tsunami diakhiri.

“Status tsunami sudah diakhiri,” ujar Kabag Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (16/12/2017).

Status diakhiri itu artinya status tsunami sudah melewati batas jam. Aturan status tsunami adalah 2 jam sejak ditetapkannya status pertama.

Setelah 2 jam tidak ada tsunami, status tersebut diakhiri. Namun status tsunami belum dicabut BMKG.

“Status diakhiri berbeda dengan status dicabut. Diakhiri artinya sudah melewati batas jamnya,” ucap Hary.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa berkekuatan 6,9 skala Richter terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Lokasi gempa berada di 7,75 LS dan 108,11 BT dengan posisi 11 km arah barat daya dari Tasikmalaya. Pusat gempa berada di kedalaman 107 km dan dirasakan hingga kebumen.(adm)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan