Asyik, Internet Gratis di Balaidesa

ASYIK BERSELANCAR - masyarakat sedang memanfaatkan fasilitas wifi gratis di balaidesa Tambakprogaten, kemarin

TAMBAKPROGATEN – Geliat desa Broadband 2017 mulai terlihat. Fasilitas internet gratis desa yang diberikan pemerintah sudah dapat dirasakan, hampir setiap sore,  puluhan warga, yang didominasi kaum muda memadati kantor balaidesa Tambakprogaten untuk dapat mengakses fasilitas tersebut.

Desa Tambakprogaten, kecamatan Klirong, merupakan satu satunya desa di Kabupaten Kebumen yang mendapatkan fasilitas tersebut. Program dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) ini,  selain memberikan fasilitas gratis,  juga diharapkan bisa dimanfaatkan untuk membawa dampak positif dengan tergalinya potensi dan perbaikan tata kelola desa.

“Diharapkan nantinya tata kelola desa bisa berbasis tehnologi informasi dengan memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan,” kata Kepala Desa Tambakprogaten,  Muslikhudin, kemarin.

Untuk memastikan program tersebut berjalan,  pihaknya telah mengirimkan satu orang perwakilan dari desa untuk mengikuti bimbingan tehnis (Bimtek) Penyuluh Desa Broadband Terpadu selama 5 hari di Jogjakarta.

Disana,  lanjutnya calon penyuluh akan dibekali pengetahuan mengenai tata kelola kependudukan,  penganggaran keuangan desa juga pemetaan wilayah, dan tak kalah penting juga tentang pengelolaan website desa.

“Sepulang dari bimtek,  bisa mendampingi dan menularkan apa yang didapat, ilmu yang didapat harus ditularkan agar program dapat berjalan di desa kita, ” tegasnya.

Ditambahkan Plt Sekretaris Desa (sekdes), Supriyono,  pemasangan jaringan internet tersebut sudah dilakukan akhir bulan November lalu. Namun karena jangkauannya baru mencapai 100 meter,  warga yang rumahnya diluar jarak tersebut terpaksa harus mendekat.

“Akhir bulan lalu sudah terpasang dan mulai bisa digunakan, dan baru bisa diakses di sekitar kantor balai desa, ” ujarnya.

Untuk jaringan sendiri, lanjutnya dibagi menjadi dua kanal. Satu digunakan untuk kegiatan pemerintahan desa,  dan sisanya untuk fasilitas internet gratis untuk warga. Namun dirinya sedikit menyayangkan kecepatan akses internet tersebut belum sesuai yang diharapkan.

“Harusnya kecepatnya 2mbps, tapi ini kadang masih lemot, ” terangnya.

Hasan salah satu warga yang menggunakan akses internet gratis tersebut mengaku senang,  dirinya tidak keberaratan walupun harus keluar rumah dan datang kebalai desa.Namun dia juga berharap untuk kecepatan koneksi ditingkatkan.”

“lumayan,  lebih irit paket data,  tapi kadang agak lemot, kalau lebih lancar pasti lebih asik, ” katanya. (bhe)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan