ROEDY : Penyuluh harus aplikasikan Sideka

JOGJAKARTA – Lima hari tak terasa, hari ini, Senin, 6/11 peserta Bimbingan Tehnik (bimtek) Penyuluh Desa Broadband 2017 mulai meninggalkan tempat berlangsungnya acara, Hotel Cavinton untuk kembali ke desa mereka masing-masing.

Rudy Roestama, salah satu pemateri latihan yang berlangsung mulai 4-6/11 ini berharap, para peserta bimtek dapat mengaplikasikan materi yang didapat di desa masing-masing.

“Jadikan pelatihan ini menjadi berarti, indikatornya ya peserta harus bisa mengaplikasikan materi yang mereka peroleh di desa mereka,”katanya.

Roedy menambahkan, Bimtek 2017 ini adalah percontohan penerapan platform desa Sistem Desa Kawasan (Sideka). Platform ini, lanjutnya nantinya sistem ini akan terintregasi dengan sistem yang digunakan desa saat ini.

“Nantinya Sideka akan terintregasi dengan prodeskel dan siskeudes, informasi yang ada di desa nantinya mulai dari keuangan, penduduk akan berada dalam satu platform,sideka, ini adalah percontohan, baru 222 desa di seluruh Indonesia,”tegas nya

Ditambahkan pemateri lainnya, Romy, selain data tersebut, Sideka juga mempunyai fasilitas web yang nantinya bisa digunakan untuk memuat segala informasi terkait kegiatan di desa.

“Kerennya nih, desa nantinya punya portal berita sendiri, dan itu harus dimanfaatkan,” terangnya.

Selain itu, Sideka nantinya dijadikan alat monitoring pemerintah pusat untuk mengukur tata kelola desa berjalan sebagai mana mestinya.

“Ini (sideka-red) juga menjadi parameter pemerintah pusat untuk melihat kinerja desa,”pungkasnya.(bhe)

Facebook Comments

Kegiatan Mendatang

Tidak ada kegiatan mendatang.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan