Pemetaan, Materi Hari Ketiga

JOGJAKARTA – Pemetaan memegang peranan penting dalam pengembangan potensi desa. Untuk membekali peserta, panitia bimbingan tehnis (bimtek) penyuluh Desa Broadband Terpadu 2017 mengajak peserta melakukan pemetaan di sekitar Hotel Cavinton, Jogjakarta, tempat acara berlangsung, 4/11/2017.

Materi pemetaan sendiri, dibagi dua sesi, teori dan praktek. Setelah memberikan teori, pemateri mengajak peserta terjun ke lapangan untuk langsung melakukan pemetaan. Peserta yang terdiri dari 26 orang dari wilayah Jateng, Jatim dan DIY ini dibagi menjadi 5 kelompok dan bertugas mengambil titik koordinat di sekitaran hotel.

“Dengan langsung praktek, diharapkan peserta bisa langsung mengaplikasikan teori dan bisa tahu bagaimana langkah-langkah melakukan pemetaan” kata pemateri Roedy Rustam, kemarin.

Roedy menambahkan, tehnologi yang semakin canggih memudahkan kita untuk melakukan segala sesuatu, salah satunya pemetaan. Selain itu, lanjutnya keakuratan data yang disajikan melalui aplikasi yang menggunakan citra satelit ini bisa diandalkan.

“Tehnologi sangat memudahkan kita, pemetaan bisa dilakukan dengan lebih mudah dan akurat datanya” terangnya.

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dengan berbekal smartphone , mereka mengelilingi kawasan hotel untuk menentukan titik-titik koordinatnya.

“Alatnya sederhana, cukup dengan smartphone, dapat ilmu baru dan berguna banget” terang Andi Kristanto, salah satu peserta dari Jogjakarta.

Bimtek itu terselenggara atas kerjasama Kementerian Komunikasi, dan Informatika (Kominfo), Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) dan Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Lembaga Penelutuan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (PSP3-LPPM IPB).(tmbk-pro)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan